Inovasi Pengadilan

Layanan Ramah Difabel (Peradilan Inklusif)

Latar Belakang Secara umum Pengadilan dalam memberikan layanan untuk masyarakat tidak dibedakan baik itu untuk masyarakat umum atau dengan berkebutuhan khusus, seperti kaum rentan dan penyandang difabel. Sarana dan prasarana yang dimiliki juga belum memadahi, sehingga kaum rentan dan penyandang difabel mengalami kesulitan ketika akan mendapatkan layanan dan mengakses informasi di Pengadilan Negeri Wonosari.

Tujuan Masyarakat pengguna layanan dan pencari keadilan baik dalam kondisi normal maupun dengan berkebutuhan khusus dapat mendapatkan layanan dan mengakses informasi di Pengadilan Negeri Wonosari dengan mudah.

Manfaat Dengan adanya inovasi Layanan Ramah Difabel (Peradilan Inklusif), aksesibilitas masyarakat berkebutuhan khusus seperti kaum rentan dan penyandang difabel dapat dengan mudah mengakses layanan dan mencari informasi di Pengadilan Negeri Wonosari. Dengan sarana dan prasarana khusus untuk menunjang pelayanan yang ramah untuk difabel, seperti : guiding block, buku tamu difabel, handrail dilingkungan pengadilan, booklet pengadilan dengan huruf braille, Al Quran braille, video produk pengadilan dengan bahasa isyarat, tempat wudhu khusus difabel, toilet khusus difabel, kursi tunggu prioritas difabel, parkir khusus difabel, jalur masuk difabel, kursi roda, blind stick dan alat bantu pendengaran. Untuk penyandang difabel yang terkait persidangan, Pengadilan Negeri Wonosari bekerja sama dengan SIGAB dalam memberikan pendampingan secara khusus dan penerjemah secara langsung bagi penyandang difabel ketika mengikuti persidangan.

Pelaksanaan Inovasi ini diluncurkan per November 2016

Galeri Foto

Antrian Elektronik Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)

Latar Belakang
Layanan dan informasi yang diberikan melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan belum memakai system antrian, sehingga pengunjung yang datang langsung menuju meja PTSP dengan berbekal tulisan yang tertera pada meja PTSP dan pengarahan dari petugas security. Hal tersebut menjadi permasalahan ketika pengunjung yang mengakses PTSP dalam jumlah banyak dan menunggu tanpa mengetahui urutan. Manajemen pelayanan PTSP belum tertata dengan baik & belum dapat dilakukan rekapitulasi pengunjung setiap harinya.

Tujuan
Manajemen layanan Pengadilan melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dapat tertata dengan baik dan tertib.

Manfaat
Layanan pada PTSP Pengadilan Negeri Wonosari menjadi lebih tertata dengan baik, pengguna pengadilan mengambil nomor antrian sesuai dengan layanan yang dituju (pidana/perdata/hukum/umum) sesuai dengan keperluannya. Pada ruang tunggu disediakan TV LED untuk menampilkan urutan antrian dan panggilan dilakukan oleh system dengan audio yang jelas. Laporan rekapitulasi pengunjung juga dapat dilihat dengan jelas.

Pelaksanaan
Inovasi ini diluncurkan per Juni 2018

Galeri Foto

Buku Tamu Elektronik

Latar Belakang

Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Negeri Wonosari tidak dapat memetakan tamu/pengunjung pengadilan yang tidak terkait dengan layananan PTSP atau terkait proses persidangan. Petugas PTSP juga tidak dapat mengetahui keperluan atau kebutuhan khusus dari pengunjung yang dibutuhkan selama di Pengadilan Negeri Wonosari.

Tujuan

Tamu dan pengunjung pengadilan dapat dilayani dengan baik sesuai dengan keperluannya selama di Pengadilan Negeri Wonosari.

Manfaat

Petugas dapat memetakan dan mengarahkan dengan baik tamu/pengunjung di Pengadilan Negeri Wonosari sesuai dengan keperluannya, serta petugas dapat mengetahui kebutuhan khusus dari pengunjung yang datang. Seperti kebutuhan khusus untuk pengunjung difabel yang membutuhkan kursi roda, blindstick dan alat bantu dengar serta pendampingan pada persidangan.

Pelaksanaan
Inovasi ini diluncurkan per Januari 2019

Sivina

SIVINA
(Asisten Virtual Pengadilan Negeri Wonosari)

Latar Belakang

Kebutuhan akan layanan dan informasi dari Pengadilan yang semakin meningkat yang belum dapat disajikan dalam format digital. Masih banyak masyarakat atau pihak yang datang dikantor Pengadilan Negeri Wonosari hanya untuk bertanya mengenai proses informasi perkaranya, bertanya jadwal sidang, bertanya denda tilang, konsultasi tata cara berperkara, konsultasi membuat Surat Keterangan, membutuhkan statistik perkara dan terkait layanan di Pengadilan. Media komunikasi tersebut dihadirkan pada platform komunikasi yang oleh sebagaian besar masyarakat telah menggunakannya yaitu dengan aplikasi Whatsapp.

Tujuan

Masyarakat luas, pengguna layanan pengadilan dan para pihak dapat dengan mudah mengakses layanan dan informasi dari mana saja tanpa harus datang di kantor Pengadilan Negeri Wonosari.

Manfaat

Informasi terkait perkara dan layanan pengadilan, seperti informasi perkara, biaya perkara, jadwal persidangan, denda tilang, statistik perkara, informasi anggaran, kinerja pengadilan, surat keterangan, e-court, tata cara berperkara dan informasi yang lain dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat, pengguna layanan pengadilan dan para pihak menggunakan aplikasi Whatsapp dari mana saja dan tidak perlu datang ke kantor pengadilan. Layanan tersebut juga dapat diberikan selama 24 jam, 7 hari kerja dan bebas biaya. Petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) juga terbantu dalam memberikan layanan. Dengan adanya Sivina, Asisten Virtual ini juga menjadi solusi ketika pandemi Covid-19, masyarakat tidak perlu datang ke Pengadilan hanya untuk mengakses informasi terkait perkara dan layanan. Sehingga dapat mengurangi penyebaran virus Covid-19 dilingkungan kantor Pengadilan Negeri Wonosari.

Pelaksanaan Inovasi ini diluncurkan per Desember 2019

Galeri Foto

Kompensasi Layanan Pengadilan

Latar Belakang

Layanan pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Negeri Wonosari belum memiliki standar waktu yang terukur untuk jenis-jenis layanan yang diberikan. Sehingga pengguna layanan PTSP tidak mengetahui berapa lama produk layanan atau informasi yang diminta dapat diberikan. Petugas PTSP pun tidak ada acuan standar waktu dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Tujuan

Terselenggaranya layanan publik pada Pengadilan Negeri Wonosari dengan standar waktu pelayanan.

Manfaat

Petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) mempunyai standar pelayanan dengan waktu pemberian layanan yang terukur. Apabila layanan yang diberikan melebihi waktu yang telah ditetapkan pada standar pelayanan, maka diberikan kompensasi berupa makanan dan minuman ringan, hingga produk layanan tersebut diantarkan oleh petugas ke alamat rumah pengguna layanan. Sesuai dengan ketentuan yang telah diterapkan, maka hal tersebut mendorong petugas PTSP memberikan pelayanan secara ontime atau tepat waktu, disamping itu pengguna layanan juga dapat mengetahui/memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan sebuah layanan atau informasi.

Pelaksanaan
Inovasi ini diluncurkan per Agustus 2020

Galeri Foto

SAPU BERSIH
(Salinan Penetapan Diberikan Satu Hari) Permohonan Perbaikan Akta Sipil

Latar Belakang

Perihal yang mendasari dari dibuatnya Layanan Sapu Bersih ini adalah untuk mewujudkan salah satu asas peradilan yaitu Cepat, Sederhana dan Berbiaya ringan. Dimana dengan adanya layanan ini, masyarakat yang akan mengajukan Permohonan perbaikan Akta Sipil dapat dilayani dalam waktu satu hari mulai dari pendaftaran permohonan sampai dengan menerima salinan penetapan. Sehingga masyarakat dapat memangkas biaya dan juga waktu tempuh untuk mendapatkan layanan tersebut, mengingat kondisi geografis Kabupaten Gunungkidul yang luas

Tujuan

Memberikan pelayanan yang cepat, sederhana dan berbiaya ringan kepada pengguna layanan Pengadilan Negeri Wonosari.

Manfaat

Pengguna layanan pengadilan, dalam hal ini Pemohon perbaikan akta sipil dapat dengan dilayani permohonannya mulai dari pendaftaran, persidangan dan pengambilan salinan penetapan dalam satu hari. Sehingga pemohon dapat memangkas biaya maupun waktu untuk mendapatkan layanan ini.

Pelaksanaan
Inovasi ini diluncurkan per Agustus 2021

Galeri Foto