Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah jabatan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Wonosari Kelas II

  Wonosari – Pada Jumat, 19 Februari 2021 telah dilakukan  upacara pelantikan dan Pengambilan Sumpah jabatan Wakil ketua Pengadilan Negeri Wonosari Kelas II Dwi Ananda Fajarwati,S.H.,M.H.
      Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 wib s.d selesai. Acara dilakukan dengan memperhatikan Protokol kesehatan. Selain melakukan upacara secara Offline di Pengadilan Negeri Wonosari, Kegiatan juga dapat disaksikan secara virtual melalui akun Zoom. Acara dimulai dari Pembacaan surat Keputusan, Pembacaan Naskah Pelantikan, Pengalungan Tanda Jabatan Selanjutnya diikuti acara Pengambilan sumpah Jabatan oleh Ketua Pengadilan Negeri Wonosari Kelas II Bapak Eman Sulaeman, S.H. Selanjutnya dilanjutkan acara Penadantangan Berita Acara Sumpah Jabatan dan Penandatangan Berita acara Sumpah Jabatan.

IMG_5605
IMG_5575
IMG_5559
IMG_5634
IMG_5605 IMG_5575 IMG_5559 IMG_5634

Kunjungan Peserta Bimtek Pelayanan Hukum Disabilitas Dirjen Badilum di Pengadilan Negeri Wonosari

Wonosari – Pengadilan Negeri Wonosari mendapat kunjungan dari para peserta Bimbingan Teknis Pelayanan Hukum Disabilitas yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI. Kunjungan ke Pengadilan Negeri Wonosari ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis yaitu mengenai Penerapan Sarana dan Prasarana Disabilitas pada Pengadilan Negeri Wonosari. Kegiatan Bimbingan Teknis ini jadwalnya dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 2 sampai dengan tanggal 4 Desember 2020 di Swiss Bellboutique Hotel yang beralamat di Jl. Jend. Sudirman Yogyakarta.

Peserta yang berjumlah kurang lebih 30 orang dan sebagian besar adalah Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri ini tiba di Pengadilan Negeri Wonosari sekitar pukul 15.30. Turut hadir pula Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum Dirjen Badilum, Ibu Zahlisa Vitalita, S.H. Setelah disambut oleh Ketua dan Wakil Ketua serta beberapa pejabat di Pengadilan Negeri Wonosari, rombongan langsung melihat dan mendapatkan informasi atas beberapa sarana dan prasarana pelayanan difabel yang ada di Pengadilan Negeri Wonosari antara lain guding block, , leaflet Braille, buku tamu elektronik, toilet difabel, dan beberapa sarana maupun prasarana yang lain. Dan untuk memberi kesempatan tanya jawab seputar pelayanan difabel ini, seluruh peserta disediakan tempat di Ruang Sidang Utama. Dalam kesempatan ini juga disampaikan tentang SOP Penanganan Penyandang Difabel Berhadapan Dengan Hukum Dalam Proses Persidangan. Sekitar pukul 17.15 acara diakhiri dan rombongan bersiap-siap untuk kembali ke hotel di Yogyakarta.

Kunjungan Penelitian Standarisasi Pelayanan Disabilitas di Pengadilan

Wonosari – Pada hari Rabu, 01 Juli 2020 Pengadilan Negeri Wonosari mendapat kunjungan Tim Peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Peradilan Badan Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI. Kegiatan tersebut, terkait penelitian dengan topic “Standarisasi Pelayanan Disabilitas di Pengadilan”.

Adapun Tim Peneliti terdiri dari :
• Dr. Hj. Emida Basri, M.H. sebagai Koordinator Peneliti
• Drs. Arief Hidayat, S.H., M.M. sebagai Peneliti I
• Dra. Nur Djannah Syaf, S.H., M.H. sebagai Peneliti II
• Dr. Nurul Huda, S.H., M.H. sebagai Peneliti III
• Achmad Cholil, S.Ag., S.H., LLM. sebagi Peneliti IV
• Subeno Tri Laksono, S.H., M.M. sebagi Sekretariat Peneliti
• Sutarno, S.I.P, M.M. sebagi Sekretariat Peneliti
• M. Yakub, S.E., M.M. sebagai Sekretariat Peneliti
• Tri Mulyani, A.Md. sebagai Sekretariat Peneliti

Seperti diketahui, Pengadilan Negeri Wonosari berkomitmen mewujudkan peradilan yang inklusif dan aksesibel untuk Kaum Rentan yang salah satunya penyandang difable. Melalui perubahan mindset atau pola pikir dan melengkapi dengan fasilitas pendukung demi memberikan akses yang mudah untuk Kaum Rentan (Orang tua, anak-anak dan penyandang difabel).


Kunjungan Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia

Wonosari – Pada hari Jumat, 28 Februari 2020 Pengadilan Negeri Wonosari mendapatkan kunjungan dari Kuasa Usaha Duta Besar Australia untuk Indonesia Mr. Allaster Cox beserta tim. Kunjungan tersebut dilakukan karena Pengadilan Negeri Wonosari dinilai mampu mewujudkan peradilan yang inklusif, mampu memberikan keadilan bagi penyandang difabel dalam setiap tahapan proses hukum.

Dalam sambutannya, Allaster Cox menyampaikan bahwa Pemerintah Australia memberikan apresiasi kolaborasi Pengadilan Negeri Wonosari dengan berbagai pihak yang selalu berupaya menjamin keadilan bagi penyandang difabel yang berhadapan dengan hukum. Allaster juga menyampaikan melalui program yang selama ini telah dijalankan untuk penguatan institusi peradilan dan keamanan AIPJ2 (Australia Indonesia Partnership for Justice) berkomitmen untuk mewujudkan inklusivitas dan pemenuhan hak-hak penyandang difabel.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Wonosari Kelas II Eman Sulaeman, S.H. dalam sambutannya memberikan penjelasan bahwa awal mula Pengadilan Negeri Wonosari mewujudkan inklusivitas untuk penyandang difabel pada tahun 2014 dan terus berlanjut serta improvisasi hingga saat ini. Pembangunan sarana dan prasarana fisik untuk mendukung inklusivitas memang penting, namun yang lebih penting adalah merubah mindset dari aparatur di Pengadilan Negeri Wonosari. Bagaimana memberikan pelayanan hukum kepada pencari keadilan penyandang difabel sama dengan pencari keadilan yang lain.

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Wonosari, Y.F. Tri Joko Gantar Pamungkas, S.H., M.H. dalam paparannya menyampaikan merubah mindset aparatur peradilan perlu masukkan teknis, pelatihan dan penguatan kapasitas bagi hakim, panitera, staf, petugas PTSP, satpam dan manajemen pengadilan. Untuk itu Pengadilan Negeri Wonosari  menggandeng beberapa lembaga seperti Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Islam Indonesia (PUSHAM UII), Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB), SLB Bhakti Putera dan beberapa lembaga lainnya. Setelah itu Pengadilan Negeri Wonsari menerbitkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam memberikan layanan kepada pencari keadilan penyandang difabel.

Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui perwakilan dari Biro Perencanaan mendukung penuh model pengadilan inklusif yang telah dipelopori oleh Pengadilan Negeri Wonosari dan besar harapan dapat direplikasi pada pengadilan-pengadilan diseluruh Indonesia.

1 2 3 ... 11