Kunjungan Penelitian Standarisasi Pelayanan Disabilitas di Pengadilan

Wonosari – Pada hari Rabu, 01 Juli 2020 Pengadilan Negeri Wonosari mendapat kunjungan Tim Peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Peradilan Badan Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI. Kegiatan tersebut, terkait penelitian dengan topic “Standarisasi Pelayanan Disabilitas di Pengadilan”.

Adapun Tim Peneliti terdiri dari :
• Dr. Hj. Emida Basri, M.H. sebagai Koordinator Peneliti
• Drs. Arief Hidayat, S.H., M.M. sebagai Peneliti I
• Dra. Nur Djannah Syaf, S.H., M.H. sebagai Peneliti II
• Dr. Nurul Huda, S.H., M.H. sebagai Peneliti III
• Achmad Cholil, S.Ag., S.H., LLM. sebagi Peneliti IV
• Subeno Tri Laksono, S.H., M.M. sebagi Sekretariat Peneliti
• Sutarno, S.I.P, M.M. sebagi Sekretariat Peneliti
• M. Yakub, S.E., M.M. sebagai Sekretariat Peneliti
• Tri Mulyani, A.Md. sebagai Sekretariat Peneliti

Seperti diketahui, Pengadilan Negeri Wonosari berkomitmen mewujudkan peradilan yang inklusif dan aksesibel untuk Kaum Rentan yang salah satunya penyandang difable. Melalui perubahan mindset atau pola pikir dan melengkapi dengan fasilitas pendukung demi memberikan akses yang mudah untuk Kaum Rentan (Orang tua, anak-anak dan penyandang difabel).


Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Panitera Pengadilan Negeri Wonosari

Jumat, 6 Juni 2019 Pengadilan Negeri Wonosari melaksanakan Upacara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Panitra Pengadilan Negeri Wonosari  Kelas II, berdasarkan Surat Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung R.I. Nomor : 616/DJU/SK/KP.04.5/4/2020  Tanggal  6 April 2020. Pejabat yang dilantik adalah Bp. HERI HARJANTO, S.H.

Dalam acara tersebut, bertindak sebagai pejabat yang mengambil sumpah sekaligus melantik adalah Ketua Pengadilan Negeri Wonosari Kelas II,Bp Eman Sulaeman, S.H. sebagai Saksi I adalah Sekertaris Pengadilan Negeri Wonosari Kelas II Bp. Suparlan S.H. dan Saksi II Panmud Hukum Pengadilan Negeri Wonosari Kelas II Ibu . Yuntariningsih, S.H. Hadir dalam acara tersebut, keluarga dari Bp. HERI HARJANTO, S.H. dan Keluarga Besar Pengadilan Negeri Wonosari Kelas II  . Acara ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama.

 

Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H. Resmi Dilantik Menjadi Ketua Mahkamah Agung RI Periode 2020-2025

Jakarta – Dr. H. Muhammad Syarifuddin, SH., MH. resmi dilantik menjadi Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia periode 2020-2025 oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis, 30 April 2020 pukul 9.30 WIB, di Istana Negara, Jakarta. Dr. Syarifuddin menggantikan posisi Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH., yang telah memasuki masa pensiun. Pelaksanaan pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No: 41/P Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua Mahkamah Agung.

Pelantikan Dr. Syarifuddin menindaklanjuti hasil Sidang Paripurna Khusus Pemilihan Ketua Mahkamah Agung periode 2020-2025 pada Senin, 6 April 2020 lalu. Pada pemilihan yang berlangsung dua putaran tersebut, Dr. Syarifuddin meraih 32 suara unggul 18 suara dari Hakim Agung Andi Samsan Nganro yang meraih 14 suara.

Dalam sumpahnya di hadapan Presiden, Dr. Syarifuddin berjanji akan memenuhi kewajiban sebagai Ketua Mahkamah Agung dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Mantan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial tersebut juga bersumpah akan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala peraturan perundang-undanngan dengan selurus-lurusnya. Dr. syarifuddin juga berjanji akan berbakti kepada Nusa dan Bangsa.

Dengan menerapkan protokol pencegahan covid-19, undangan yang sangat terbatas pada acara pelantikan ini wajib menggunkan masker dan berdiri berjarak dua meter antara satu dengan lainnya.

Hadir dalam pelantikan ini Ketua Mahakamah Agung peridode 2012-2020, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Dr. Sunarto, SH., MH, Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung Dr. Amran Suadi, S.H., M.H., M.M., Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung Dr. H. Supandi, S.H., M.Hum., Ketua Kamar Pembinaan Mahkamah Agung Prof. Dr. Takdir Rahmadi, SH.,LLM,, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mohamad Mahfud MD, dan undangan lainnya.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang dilakukan dengan cara salam korona yaitu dengan menelungkupkan tangan di dada.

Selamat melaksanakan tugas Dr. Syarifuddin, semoga Peradilan Indonesia semakin agung (azh/RS)

Sumber : https://mahkamahagung.go.id/id/berita/4106/dr-syarifuddin-resmi-dilantik-menjadi-ketua-mahkamah-agung-periode-2020-2025

Sidang Perkara Pidana Dilakukan Dengan Teleconference

Wonosari – Pada hari Kamis, 26 Maret 2020 PN Wonosari, Kejari Gunungkidul dan Rutan Wonosari melaksanakan uji coba sidang perkara pidana secara online. Pelaksanaan persidangan yang biasanya dilaksanakan di satu lokasi ruang sidang Pengadilan Negeri Wonosari, kali ini dilakukan dari 4 lokasi yakni Majelis Hakim di ruang sidang PN Wonosari, Penuntut Umum di kantor Kejari GK, Terdakwa di Rutan Wonosari serta Penasihat Hukum di ruang Posbakum. Persidangan online ini merupakan terobosan dalam rangka mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19 di lingkungan ketiga satuan kerja, terutama bagi para saksi dan tahanan yg sangat rentan terpapar ketika berada di luar tahanan serta menjaga para napi yg ada di dalam rutan yg telah steril. Selain itu persidangan online ini sebagai bentuk manajemen resiko tupoksi pengadilan yang terganggu karena adanya wabah covid-19 demikian disampaikan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Wonosari Y.F. Tri Joko Gantar Pamungkas, S.H., M.H. dalam sambutan uji coba tersebut.

Dihimbau juga agar masyarakat Gunungkidul memanfaatkan fasilitas teknologi informasi apabila ingin mendapatkan pelayanan pengadilan tanpa merasa takut akan penyebaran wabah Covid-19. Bagi masyarakat yang ingin mengajukan perkara perdata gugatan, gugatan sederhana dan permohonan dapat menggunakan metode E-Court dan E-litigasi, pengajuan surat keterangan dilakukan dengan aplikasi Eraterang sedangkan masyarakat yang ingin mendapatkan semua informasi pelayanan secara umum dapat menggunakan aplikasi virtual asisten berbasis Whatsapp SIVINA di Nomor 0899-5456-800. Mengakhiri keterangannya WKPN menyampaikan bahwa berbagai upaya telah dilakukan PN Wonosari untuk melindungi masyarakat dari terpaparnya wabah Covid-19 sebagai implementasi asas keselamatan rakyat menjadi hukum tertinggi (salus populi suprema lex esto).

1 2 3 ... 33