Pengantar Alih Tugas Ketua Pengadilan Negeri Wonosari Kelas II

Wonosari – Mutasi jabatan menjadi hal yang sudah biasa di lingkungan birokrasi Pemerintah, tidak terkecuali di jajaran lingkungan Pengadilan Negeri Wonosari. Bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Wonosari dilaksanakan pengantar alih tugas Ketua Pengadilan Negeri Wonosari Kelas II, Husnul Khotimah, S.H., M.H., yang di promosikan menjadi Wakil Ketua PN Wates kelas IB, Kamis, (9/1). Dalam sambutannya, Husnul Khotimah, S.H., M.H. menyampaikan, “Siapapun yang memimpin semoga semakin baik, semakin kompak dan bisa membawa Kabupaten Gunungkidul berprestasi, saya harus mengemban tugas baru sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Wates, menyadari peran dan tugas seorang hakim yang harus mengikuti tugas penempatanya”. Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kerja sama, serta mohon maaf atas kesalahan selama bertugas di Pengadilan Negeri Wonosari Kelas II.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Wonosari Kelas II Eman Sulaeman, S.H. dalam sambutanya mengatakan bahwa perpisahan bagi soerang hakim adalah wajar mengingat tugas serta konsekuensi seorang hakim yang harus mau dan mentaati setiap penempatan tugas di manapun. “Semoga di PN wonosari ini kami bisa melanjutkan program yang sudah ada untuk pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik”, tandasnya.

Wakil Bupati Kabupaten Gunungkidul, Dr. Immawan Wahyudi, saat membacakan sambutan Bupati, mengatakan, mewakili masyarakat, Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul dan instansi terkait, menyampaikan selamat kepada Ibu Husnul Khotimah, S.H., M.H. yang selama ini telah mengemban tugas sebagai Ketua Pengadilan Negeri Wonosari kelas II. “Kami mengapresiasi kerjasama dan sinergitas yang telah terjalin dengan baik antara jajaran Pemkab Gunungkidul, forum komunikasi pimpinan daerah juga telah berkontribusi dalam mendukung terwujudnya kualitas kinerja di bidang hukum yang semakin hari semakin baik khususnya terkait penegakkan hukum dan menciptakan rasa keadilan bagi masyarakat”. Selain hal diatas, beliau juga menyampaikan selamat datang kepada ketua baru Eman Sulaeman, S.H., diharapkan dapat mewujudkan komitmen kerja yang baik lebih profesional, dalam memimpin Pengadilan Negeri Wonosari Kelas II dalam hal reformmasi birokrasi di bidang hukum.

Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Gunungkidul, sejumlah undangan dan keluarga besar Pengadilan Negeri Wonosari Kelas II.

Launching Aplikasi Sivina dan Penandatanganan Kerja Sama dengan Disdukcapil Gunungkidul

Wonosari –  Tidak dipungkiri lagi perkembangan teknologi informasi semakin pesat dan instansi publik dituntut untuk selalu bisa memberikan pelayanan terbaik, menyajikan keterbukaan informasi dan  transparan, hal tersebut mendorong Pengadilan Negeri Wonosari untuk terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satunya dengan menghadirkan Asisten Virtual yang bernama Sivina yang dilaunching secara resmi pada hari Senin, 16 Desember 2019.

Dalam sambutannya Ketua Pengadilan Negeri Wonosari Eman Sulaeman, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai wujud memberikan kemudahan dan layanan terbaik kepada masayarakat Gunungkidul, intinya masyarakat diberikan alternatif pilihan untuk mendapatkan informasi dengan semudah-mudahnya, tanpa batasan waktu kerja (24 jam dan 7 hari) dan tentu bebas biaya. Selanjutnya dalam sambutannya Wakil Bupati Gunungkidul Drs. Imawan Wahyudi memberikan apresiasi kepada Pengadilan Negeri Wonosari yang memanfaatkan teknologi informasi dengan baik berinovasi memberikan pelayanan yang sangat mudah dan bebas biaya. Hal tersebut akan sangat bermanfaat bagi warga masyarakat di Kabupaten Gunungkidul.

Pada sesi trial atau uji coba yang dibawakan oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Wonosari Y.F. Tri Joko Gantar Pamungkas, S.H., M.H. mengajak para hadirin untuk mencoba menggunakan Asisten Virtual, Sivina dengan ponsel masing-masing. Beliau juga memberikan penjelasan mengenai Sivina ini, jadi Asisten Virtual tersebut tidak berwujud secara fisik, namun berupa mesin/bot dengan platform Aplikasi WhatsApp yang terintegrasi dengan beberapa aplikasi internal yang ada di Pengadilan Negeri Wonosari. Masyarakat dapat mengakses informasi apapun, misalnya jadwal persidangan, penundaan sidang, status perkara, biaya perkara, produk pelayanan, anggaran, kinerja, e-court, tilang dan informasi lainnya cukup dengan WhatsApp Sivina ke nomor : 0899-5456-800.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan Penandatanganan Kerja Sama antara Pengadilan Negeri Wonosari dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gunungkidul. Kerja sama tersebut tentang Pelaporan Peristiwa Penting Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Hadir dalam acara launching tersebut Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Yogyakarta, Hakim Tinggi Pengawas Daerah, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Wates, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Yogyakarta, Forkopimda Kabupaten Gunungkidul, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Gunungkidul, Advokat, Pejabat Fungsional, Struktural dan Pegawai Pengadilan Negeri Wonosari. Leaflet Sivina : Download 

Sosialisasi E-Court (E-Litigasi) Dan Gugatan Sederhana

Yogyakarta – Dalam rangka menjalankan Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik serta Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 129/KMA/SK/VIII/2019 tentang Petunjuk Teknis Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik, Pengadilan Negeri se-Wilayah hukum Pengadilan Tinggi Yogyakarta mengadakan sosialisasi terkait e-Court, e-Litigasi dan Gugatan Sederhana di Pengadilan Negeri, Hubungan Industrial dan Tindak Pidana Korupsi Yogyakarta pada hari Kamis, 28 November 2019. Sosialisasi E-Court (E-Litigation) Dan Gugatan Sederhana dilaksanakan di Aula Pengadilan Negeri Hubungan Industrial dan Tindak Pidana Korupsi Yogyakarta Kelas I A. Sosialisasi ini ditujukan bagi instansi terkait dan pengguna layanan pengadilan di wilayah Pengadilan Tinggi Yogyakarta.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia Sosialisasi e-Court, e-Litigasi dan Gugatan Sederhana, Haryanto, S.H., M.H. Lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pengadilan Tinggi Yogyakarta, H. Suripto, S.H., M.H. Kemudian dirangkaikan dengan Peresmian Kapas 10 Co-Working Space & Media Center Pengadilan Negeri Yogyakarta.

Ketua Pengadilan Negeri Wonosari, Eman Sulaeman, S.H. turut dalam penyampaian materi dalam sosialisasi tersebut, beliau menyampaikan materi mengenai Tata Cara Gugatan Sederhana dan penjelasan mengenai Aplikasi Eraterang. Materi disampaikan pula oleh Budi Prasetyo, S.H., M.H. selaku Ketua Pengadilan Negeri Yogyakarta, Husnul Khotimah, S.H., M.H. selaku Wakil Ketua Pengadilan Negeri Wates, Khoiruman Pandu Kesuma Harahap, S.H., M.H. selaku Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bantul dan Rosihan Juhriah Rangkuti, S.H., M.H. selaku Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sleman Sosialisasi lalu dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab peserta dengan para narasumber.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kepada semua peserta lebih memahami aturan yang diterapkan e-Court dan e-Litigasi dan adanya peningkatan dalam pemanfaatan layanan E-court agar tercapai proses peradilan yang sederhana, cepat dan dengan biaya ringan melalui pelaksanaan administrasi perkara secara elektronik.

Studi Banding ZI dan APM di Pengadilan Negeri Yogyakarta

Yogyakarta – Pada hari Senin, 25 November 2019 Pengadilan Negeri Wonosari mengadakan kunjungan studi banding di Pengadilan Negeri Yogyakarta. Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua PN Wonosari Y.F. Tri Joko Gantar Pamungkas, S.H., M.H. diterima langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Yogyakarta Budi Prasetyo, S.H., M.H., sebagaimana diketahui Pengadilan Negeri Yogyakarta telah melaksanakan Zona Integritas (ZI) dan Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) dengan sangat baik, dan Pengadilan Negeri Wonosari bertekad untuk belajar dan mengadopsi hal-hal yang menjadi nilai lebih pada Pengadilan Negeri Yogyakarta.

Selanjutnya Ketua PN Yogyakarta Budi Prasetyo, S.H., M.H. didampingi Wakil Ketua PN Yogyakarta Frida Aryani, S.H., M.Hum. dan didampingi oleh Ketua Area ZI PN Yogyakarta memberikan pemaparan dihadapan peserta studi banding mengenai tahapan-tahapan pelaksanaan Zona Integritas (ZI) dan Akreditasi Penjaminan Mutu (APM). Pentahapan pembangunan (ZI) Zona Integritas meliputi Deklarasi Pernyataan, penandatangan Pakta Integritas dan Publikasi, selain itu ZI diraih bukan hanya karena sarana dan Prasarana tetapi bagaimana memberi kepuasan atas produk dan layanan terhadap masyarakat pencari keadilan

Setelah acara pemaparan, dilanjutkan dengan melihat secara langsung layanan dan aktivitas di Pengadilan Negeri Yogyakarta.

1 2 3 ... 31